Biografi Rumi Singkat

Jagad BatinMaulana Jalaluddin Rumi adalah sebuah nama sebutan yang melekat kepada Jalaluddin Muhammad bin Muhammad bin Husin Al Khatihbi Al Bakri. Julukan Rumi, beliau dapatkan karena menghabiskan sebagian besar hidupnya di Konya, kota yang sekarang menjadi bagian dari Turki. Dahulu, kota itu dikenal dengan sebutan Rum.

Video Puisi Jalaludin Rumi Cinta dalam Ketiadaan

Simaklah Video Youtube dengan Ilustrasi yang menarik Maulana Jalaluddin Rumi tentang cinta dalam ketiadaan.

Youtube: Selendang Sulaiman Official

Puisi Jalaludin Rumi Cinta dalam Ketiadaan

Kata-Kata Jalaludin Rumi Tentang Tuhan – Puisi adalah gaya sastra yang memiliki bahasa yang terikat oleh irama, matra dan rima, juga terdiri dari  tersusunnya larik dan bait. Puisi dikenal sebagai seni tulis yang di dalamnya mengandung isi yang mengungkapkan pikiran, perasaan, pesan, dan bahasa yang indah.

Nach, di bawah ini adalah 10 puisi, sajak-sajak, kata-kata Maulana Jalaluddin Rumi tentang cinta dalam ketiadaan. Silakan simak.

  • “Aku bukanlah orang Nasrani, Aku bukanlah orang Yahudi, Aku bukanlah orang Majusi, dan Aku bukanlah orang Islam. Keluarlah, lampaui gagasan sempitmu tentang benar dan salah. Sehingga kita dapat bertemu dalam “Suatu Ruang Murni” tanpa dibatasi berbagai prasangka atau pikiran yang gelisah.” – Maulana Jalaluddin Rumi

“I am not a Christian, I am not a Jew, I am not a Magian, and I am not a Muslim. Get out there, go beyond your narrow notions of right and wrong. So that we can meet in “A Pure Space” without being limited by various prejudices or restless thoughts.” Maulana Jalaluddin Rumi

  • “Dalam terang-Mu aku belajar mencintai. Dalam keindahan-Mu aku belajar menulis puisi. Kau senantiasa menari dalam hatiku, meski tiada seorang yang melihat-Mu, dan terkadang aku pun ikut menari bersama-Mu. Dan, sungguh, Penglihatan Agung inilah yang menjadi inti dari seniku.”  – Maulana Jalaluddin Rumi

In Your light I learn to love. In Your beauty I learned to write poetry. You always dance in my heart, even though no one sees you, and sometimes I dance with you too. And, truly, it is this Supreme Vision that is at the heart of my art.” Maulana Jalaluddin Rumi

  • Hakikat Yang Maha Pengasih hadir secara langsung laksana sinar matahari yang menerangi bumi. Namun, kasih-Nya tiada berasal dari berbagai bentuk yang ada di bumi. Kasih-Nya melampaui setiap bentuk yang ada di bumi, sebab bumi ini dan segala isinya tercipta sebagai perwujudan dari kasih-Nya. – Maulana Jalaluddin Rumi

“The Compassionate Essence is present directly like the sun’s rays that illuminate the earth. However, His love does not come from the various forms that exist on earth. His love transcends every form that exists on earth, because this earth and everything in it was created as an embodiment of His love.” Maulana Jalaluddin Rumi

  • “Jika kau ingin melihat wajah-Nya, maka tengoklah pada wajah sahabatmu tercinta.” – Maulana Jalaluddin Rumi

“If you want to see His face, then look at the face of your beloved friend.” Maulana Jalaluddin Rumi

  • “Sekian lama aku berteriak memanggil nama-Mu sambil terus-menerus mengetuk pintu rumah-Mu. Ketika pintu itu terbuka, aku pun terhenyak dan mulai menyadari sesungguhnya selama ini aku telah mengetuk pintu dari dalam rumahku sendiri.” – Maulana Jalaluddin Rumi

“For so long I cried out for Your name while constantly knocking on Your door. When the door opened, I was shocked and began to realize that I had been knocking on the door from inside my own house.” Maulana Jalaluddin Rumi

  • “Demi Allah, ketika kau melihat Jati dirimu sebagai Yang Maha Indah, maka kau pun akan menyembah dirimu sendiri.” – Maulana Jalaluddin Rumi

“By Allah, when you see your true self as the Most Beautiful, then you will worship yourself.” Maulana Jalaluddin Rumi

  • “Di mana saja kau berada, apa pun keadaanmu, cobalah selalu menjadi seorang pecinta yang senantiasa dimabuk oleh kasih-Nya. Sekali kau dikuasai oleh kasih-Nya, maka kau akan hidup menjadi seorang pecinta yang hidup bagaikan dalam pusara. Dan kau akan tetap hidup hingga hari kebangkitan itu tiba, lantas kau pun akan dibawa ke dalam surga dan hidup kekal selamanya. Namun, jika kau belum menjadi seorang pecinta, maka pada hari pembalasan seluruh pahalamu tak akan dihitung.” – Maulana Jalaluddin Rumi

“Wherever you are, whatever your circumstances, always try to be a lover who is always intoxicated by His love. Once you are controlled by His love, then you will live as a lover who lives like in a tomb. And you will live until the day of resurrection comes, then you too will be taken to heaven and live forever. However, if you have not become a lover, then on the Day of Judgment all your rewards will not be counted.” Maulana Jalaluddin Rumi

  • “Pada Hari Kebangkitan, orang-orang akan berjalan sempoyongan. Di depan-Mu, mereka akan menggigil dengan wajah pucat karena ketakutan. Maka, aku akan memeluk kasih-Mu dan berkata kepada mereka: “Mintalah apa saja; mintalah atas namaku.”  – Maulana Jalaluddin Rumi

“On the Day of Resurrection, people will stagger. In front of you, they will shiver with pale faces with fear. Then I will embrace Your love and say to them: “Ask for anything; ask on my behalf.” Maulana Jalaluddin Rumi

  • “Ketika aku mati sebagai manusia, maka para malaikat akan datang dan mengajakku terbang ke langit tertinggi. Dan ketika aku mati sebagai malaikat, maka siapa yang akan mendatangiku? Kau tak akan pernah dapat membayangkannya!” – Maulana Jalaluddin Rumi

When I die as a human, the angels will come and invite me to fly to the highest sky. And when I die as an angel, then who will come to me? You can never imagine it!” Maulana Jalaluddin Rumi

jalaluddin rumi, rumi, quotes rumi, rumi quote, rumi quotes, kata kata jalaludin rumi, kata-kata jalaludin rumi, jalaluddin rumi quotes, puisi jalaludin rumi tentang wanita, puisi jalaludin rumi tentang kehidupan, puisi jalaludin rumi tentang rindu, ketika sufi jatuh cinta, puisi sufi tentang malam, syair jalaludin rumi tentang cinta, syair rumi tentang cinta, syair sufi tentang cinta, wahdatul wujud, ibnu al arabi, tokoh sufi yang menonjol pada maqam wahdatul wujud adalah, ibnu arabi sesat, pengertian wahdatul wujud, wahdatul wujud ibnu arabi, kitab ibnu arabi, pemikiran ibnu arabi, biografi ibnu arabi pdf, makalah ibnu arabi, filsafat ibnu arabi, karya ibnu arabi, ibnu arabi pdf, ibnul arabi, syekh ibnu arabi, insan kamil pdf, kitab ibnu arabi, jurnal biografi ibnu arabi, wahdatul wujud ibnu arabi, pengertian wahdatul wujud, tokoh wahdatul wujud, wahdatul wujud pdf, kitab wahdatul wujud, arti dari doktrin fana dan baqa dalam tasawuf adalah, wahdatul wujud ibnu arabi pdf, ibnu arabi, wahdatul wujud, ibnu al arabi, tokoh sufi yang menonjol pada maqam wahdatul wujud adalah, ibnu arabi sesat, pengertian wahdatul wujud, wahdatul wujud ibnu arabi, kitab ibnu arabi, pemikiran ibnu arabi, biografi ibnu arabi pdf, makalah ibnu arabi, filsafat ibnu arabi, karya ibnu arabi, ibnu arabi pdf, ibnul arabi, syekh ibnu arabi, insan kamil pdf, kitab ibnu arabi, jurnal biografi ibnu arabi, wahdatul wujud ibnu arabi, pengertian wahdatul wujud, tokoh wahdatul wujud, wahdatul wujud pdf, kitab wahdatul wujud, arti dari doktrin fana dan baqa dalam tasawuf adalah, wahdatul wujud ibnu arabi pdf, biografi jalaludin rumi pdf, rumi pdf, puisi jalaludin rumi pdf, puisi jalaludin rumi tentang tuhan, filsafat cinta jalaludin rumi pdf, puisi jalaludin rumi tentang rindu, buku jalaludin rumi tentang cinta pdf,syair makrifat jawa, puisi ma’rifatullah, kumpulan puisi makrifatpuisi jalaludin rumi tentang kehidupan, puisi makrifat sufi, sajak sufi pendek, puisi makrifat jawa, puisi makrifat
  • “Hari ini, seperti hari lainnya, kita terjaga dengan perasaan hampa dan ketakutan. Namun, janganlah tergesa melarikan diri dari kenyataan pahit ini dengan pergi berdoa atau membaca kitab suci. Lepaskan semua tindakan mekanis yang berasal ketaksadaran diri. Biarkan keindahan Sang Kekasih menjelma dalam setiap tindakan kita. Ada beratus jalan untuk berlutut dan bersujud kepada-Nya.” Maulana Jalaluddin Rumi

Today, like any other day, we wake up feeling empty and scared. However, do not rush to escape this harsh reality by going to prayer or reading the scriptures. Let go of all mechanical actions that originate in the unconscious. Let the beauty of the Beloved manifest in our every action. There are hundreds of ways to kneel and prostrate to Him.” Maulana Jalaluddin Rumi

Kata-Kata Jalaludin Rumi Tentang Kehidupan

Puisi Jalaludin Rumi Cinta dalam Ketiadaan – Selanjutnya, di bawah ini adalah nasihat-nasihat atau quotes-quotes Maulana Jalaluddin Rumi yang bisa dijadikan sebagai pedoman hidup sehari-hari. Silakan disimak.

Syair Jalaludin Rumi Tentang Cinta

  • “Lari dari apa yang menyakitimu akan semakin menyakitimu. Jangan lari, terlukalah sampai kamu sembuh.”  – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jiwa tidak dapat bersinar tanpa kesedihan. Bukankah bumi dapat berbunga Indah saat air hujan menyiram?.”  – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Kamu harus meyakinkan hatimu bahwa apapun yang telah ditetapkan Allah adalah yang paling tepat dan paling bermanfaat untukmu.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jangan berduka, apapun yang hilang darimu akan kembali lagi dalam wujud lain.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Yang tak punya hati, tak kan pernah mencari hati.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Duhai hati yang luasnya hanya setetes air, adalah mutiara yang tak diberikan kepada laut dan langit.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jika kau ingin air mata, kasihanilah orang-orang yang merintih. Jika kau menanti kasih, berikanlah kasihmu pada orang-orang lemah.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Terkadang Allah menguji seorang hamba dengan bentuk orang yang paling dicintainya, untuk menunjukkan bahwa manusia bisa begitu saja meninggalkan orang yang dicintainya sedang Allah tidak pernah meninggalkan siapapun yang dicintai-Nya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Kekasih, masuklah. Hati ini adalah rumahmu.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Kapanpun kesedihan datang, bersikaplah baik untuk itu. Karena Tuhan telah menempatkan mutiara di tangan kesedihan.” – Maulana Jalaluddin Rumi

Kata-Kata Jalaludin Rumi

  • “Damai adalah orang yang tidak peduli dengan memiliki lebih atau kurang. Tidak terikat oleh nama dan ketenaran, ia bebas dari kesedihan dunia dan terbebas dari dirinya sendiri.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jika semua yang ada di sekitar tampak gelap, lihatlah lagi, mungkin kamu adalah cahaya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Duhai hati yang luasnya hanya setetes air, adalah mutiara yang tak diberikan kepada laut dan langit.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jadilah orang yang penuh perasaan, berbaik hatilah. Dan jatuh cintalah.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Manusia ibarat mangkuk yang mengapung di permukaan air. Bagaimana mangkuk itu pergi? bukan ditentukan oleh mangkuk, tetapi oleh air.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • Sebuah perahu pastilah berada di atas air. Begitupun sebuah permasalahan, dia berada di atas sebuah jawaban.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Berhentilah mengecilkan diri. Engkau adalah alam semesta yang gembira.”
  • “Jika kau ingin selalu berada di surga, cintailah semua orang. Jangan pernah ada kebencian sekecil apapun di dalam hatimu.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Selama masih ada perasaan tersengat dalam dirimu, berarti Tuhan memperhatikanmu dan mencintaimu.”
  • “Jangan menghentikan hati walau dipenuhi penderitaan, sebab harta Tuhan terkubur dalam hati yang patah.” – Maulana Jalaluddin Rumi

Jalaluddin Rumi Quotes

  • “Kesulitan mungkin mengecewakan pada awalnya, tetapi setiap kesulitan berlalu. Semua keputusasaan diikuti oleh harapan: semua kegelapan diikuti oleh sinar matahari.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Yang membuatmu kecewa ketika tidak diberi adalah karena engkau tidak memahami hikmah Allah di dalamnya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Kekuatan terbesar terletak pada kelembutan dan ketenangan hati.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • Seorang sufi ditanya, apa itu tasawuf? Dia berkata, sukacita di hati ketika kesedihan muncul.”
  • “Jangan pernah memaksa siapapun untuk memeluk hatimu. Sebab cinta cinta sama halnya dengan agama, tidak ada paksaan si dalamnya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Sebaik-baik yang diminta hamba kepada Allah adalah bagaimana ia menjadi orang yang istiqomah bersama-Nya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jika kau menderita, nikmatilah. Sebab penderitaan membersihkan hati, dan membuka jalan bagi masuknya cahaya Tuhan.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jika orang salah memahamimu, tak usah khawatir. Memang suaramulah yang mereka dengar, tapi apa yang terlintas dalam batinmu berbeda dengan pikiran mereka sendiri.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Amatilah diriku sesukamu, kau tak akan mengetahuiku. Karena aku amatlah berbeda dari apa yang kau lihat.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Tidaklah penting bagimu berapa banyak bahasa yang engkau kuasai. Sebab, apa yang membuatmu jadi berharga itu, adalah penguasaanmu terhadap bahasa hati.” – Maulana Jalaluddin Rumi

Rumi Quotes

  • “Biarlah kebaikanmu seperti hujan, yang tidak peduli pada siapa ia jatuh.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Andai saja engkau mengetahui rencana-rencana indah Allah di balik takdir-takdir-Nya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Ketika dunia mendorong Anda untuk berlutut, Anda berada dalam posisi yang sempurna untuk berdo’a.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Allah tahu apa yang ada di hatimu sebelum kau mengatakannya. Tetapi dia membimbingmu menjadi sebagai do’a hingga sampai kau merasa kenikmatannya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jika kau bertanya kepadaku, berapa kali kau datang dalam pikiranku, maka akan kukatakan padamu, satu kali saja. Karena kau datang dan tidak meninggalkanku.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Tiada wujud yang tersisa selain engkau oh kekasih, karenanya engkau hilang di dalam diri-Mu, sebagaimana setetes cuka lenyap di lautan madu.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Dengan derita, obat lama akan menjadi baru. Derita akan memotong cabang yang rapuh. Semua derita adalah Kimia yang membarukan.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Suatu saat hatimu akan membawamu ke kekasihmu. Suatu saat jiwamu akan membawamu ke orang yang tercinta. Jangan tersesat dengan rasa sakitmu, ketahuilah suatu saat rasa sakitmu akan menjadi obatmu.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Ketika aku paham syari’at, amalku begitu kuat. Ketika aku mengenal hakikat, diriku hina setiap saat. Dan ketika aku merasakan iman, hatiku, terguncang begitu dahsyat.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jadilah seperti matahari untuk rahmat dan ampunn, jadilah seperti malam untuk menutupi kesalahan orang lain, jadilah seperti air yang mengalir untuk kemurahan hati.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Duduklah dengan tenang dengarkan sebuah suara yang akan berkata, “lebih baik diam.” seperti hal itu terjadi, jieamu mulai menghidupkan kembali.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Di hadapan Tuhan kita semua sama, kita semua pengemis dan peminta-minta.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Hindari ketenaran dan sikap menonjolkan diri, pertahankan kesederhanaan dan rindukanlah ketiadaan. Oh Merak, celakalah dirimu ke sana ke mari memamerkan bulu indahmu.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Dia adalah perencana terbesar. Bahkan sehelai daun pun tidak menggugah diluar pengetahuan Allah. Cukup dan percaya sepenuhnya akan hal itu. Apa pun yang Tuhan lakukan, Dia lakukan dengan indah.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Dengarkanlah, tutup mulutmu dan diam seperti cangkang keras. Karena lidahmu adalah musuh bagi jiwa. Temanku ketika bibir tak bersuara, hati memiliki ratusan lidah.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Bila ego bergabung dengan ego lain, kegelapan bertambah dan jalannya tersesat. Ketika kecerdasan bergabung dengan yang lain, cahaya bertambah dan jalannya menjadi jelas.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Barang siapa yang berkehendak duduk disamping Tuhan, hendaklah mereka duduk bersama kekasih Tuhan.” – Maulana Jalaluddin Rumi

Quotes Rumi Lengkap

  • “Jangan menghentikan hati walau dipenuhi penderitaan, sebab harta Tuhan terkubur dalam hati yang patah.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jika aku menderita nikmatilah. Sebab penderitaan membersihkan hati, dan membuka jalan bagi masuknya cahaya Tuhan.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Saat kamu pergi menuju Allah meskipun dengan dua sayap patah, kamu akan bisa kembali terbang.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jangan kau serahkan dirimu pada cinta yang kau tak tahu mana ujungnya, seperti halnya kau tidak melompat pada air yang tak kau tahu dasarnya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Hatimu tahu jalannya, jalannya ke arah itu.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jadilah manusia bebas, jangan mau dikuasai orang lain. Pergi cari jalanmu sendiri dan jangan goyah.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Tidak bisa bertemu karena jarak itu hanya untuk mereka yang mencintai dengan mata. Karena bagi yang mencintai dengan hati dan jiwa tak kan ada yang namanya terpisah oleh jarak.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Aku memilih mengaguminu dari jauh, karena jarak akan melindungiku dari luka.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Orang munafik mencari-cari kesalahan, sementara orang beriman mencari permintaan maaf.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Andai aku seseorang yang menyertai kekasih, niscaya aku seperti seruling, bersikap selayaknya bersikap. Akan tetapi, setiap orang yang bahasanya berbeda dari bahasa yang orang-orang lain gunakan, maka ia tetap tidak bisa bicara walaupun memiliki seribu bahasa.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Cinta mengubah kekerasan menjadi kelembutan, mengubah orang tak berpendidikan menjadi teguh berpendirian, mengubah pengecut menjadi pemberani, mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan, dan cinta membawa perubahan-perubahan bagi siang dan malam.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Kalau bukan karena cinta, maka alam raya ini akan berhenti bertasbih dan berthawaf, dan niscaya ia akan bertabrakan satu sama lain.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jika orang salah memahamimu, tak usah khawatir. Memang suaramulah yang mereka dengar, tapi apa yang terlintas dalam batinmu, berbeda dengan pikiran mereka sendiri.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Kemarin saya pintar, jadi saya ingin merubah dunia. Hari ini saya bijaksana, jadi saya ingin mengubah diri sendiri.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Dalam keadaan marah dan murka,jadilah seperti orang mati. Diam, jangan lakukan apapun, agar tidak salah dan menyesal.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Cinta adalah suatu penyakit, orng yang dihinggapinya tidak pernah ingin disembuhkan.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Ada kesendirian yang lebih berharga dari kehidupan. Ada kebebasan yang lebih berharga dari dunia. Lebih berharga dari hidup dan dunia adalah saat ketika seorang sendirian dengan Tuhan.” – Maulana Jalaluddin Rumi

Demikianlah Puisi Jalaludin Rumi Tentang TuhanSemoga bermanfaat.

Facebook Comments Box
Bagikan:

Jagad Batin

jagadbatin.com adalah media kreator yang bergerak dengan cara mempublikasikan nasihat-nasihat yang sejuk melalui berbagai media sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.