Kehidupan Maulana Jalaluddin Rumi

Biografi Jalaluddin Rumi Lengkap dengan Nasihat-Nasihat Sunyi – JAGAD BATIN Rumi adalah sebuah nama sebutan yang melekat kepada Jalaluddin Muhammad bin Muhammad bin Husin Al Khatihbi Al Bakri. Sebutan Rumi beliau dapatkan karena menghabiskan sebagian besar hidupnya di Konya, kota yang sekarang menjadi bagian dari Turki. Dahulu, kota itu dikenal dengan sebutan Rum.

Ayah beliau adaah Bahauddin Walad, yaitu salah satu keturunan sahabat Rasul yang bernama Abu Bakar, sahabat Nabi Muhammad SAW. Ayahnya juga seorang cendekiawan yang sholeh, juga seorang guru terkenal di Balkh.
Ibunya adalah perempuan yang masih tergolong dari keluarga kerajaan Khwarazm. Ketika Maulana Rumi baru berusia tiga tahun, keluarganya mendapat ancaman dari pasukan Mogol, sehingga harus pindah ke Rum di Anatolia tengah, Turki.

Dalam perjalannya, Maulan Rumi bersama dengan keluarganya sempat menyinggahi Kota Nishapur. Kota itu adalah tempat kelahiran seorang penyair yang bernama Omar Khayyam.
Dan akhirnya, beliau pun menjadi sangat dekat dengan ilmu agama. Beliau juga mempelajari banyak tentang ilmu tasawuf.

Kiprah Maulana Jalaluddin Rumi

Dalam usia dewasanya, Maulana Rumi menjadi seorang pengajar, juga menjabat sebagai kepala madrasah meneruskan perjuangan sang ayah yang telah meninggal. Sejak itu, beliau mendalami tentang ilmu syariat dan tasawuf dari murid ayahnya yang bernama Burhaduddin Muhaqqiq Termazi.

Setelah meninggalnya Burhaduddin pada sekitar tahun 1240, Maulana Rumi sudah menjadi ahli hukum dalam agama Islam. Beliau mulai berfatwa serta berdakwah di masjid-masjid Konya.

Pada saat itu, Maulana Rumi juga sering melakukan hijrah. Dan pada akhirnya beliau bertemu dengan Syamsuddin Al-Tabrizi atau Syams Tabrizi. Sejak pertemuan itu, beliau diangkat menjadi muridnya. Akhirnya Maulana Rumi tumbuh menjadi seorang sufi agung yang terkenal dengan karya dan syairnya yang indah.

Nasihat-Nasihat Sunyi Maulana Rumi

Biografi Jalaluddin Rumi Lengkap dengan Nasihat-Nasihat Sunyi – Di bawah ini adalah beberapa kategori dari sajak-sajak atau quotes Maulana Jalaluddin rumi yang bisa mewakili keadaan di saat kita bahagia, sedih dan ketika kita malas dalam menjalani hidup (motivasi).

Quotes Rumi Tentang Cinta

  • “Lari dari apa yang menyakitimu akan semakin menyakitimu. Jangan lari, terlukalah sampai kamu sembuh.”  – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jiwa tidak dapat bersinar tanpa kesedihan. Bukankah bumi dapat berbunga Indah saat air hujan menyiram?.”  – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Kamu harus meyakinkan hatimu bahwa apapun yang telah ditetapkan Allah adalah yang paling tepat dan paling bermanfaat untukmu.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jangan berduka, apapun yang hilang darimu akan kembali lagi dalam wujud lain.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Yang tak punya hati, tak kan pernah mencari hati.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Duhai hati yang luasnya hanya setetes air, adalah mutiara yang tak diberikan kepada laut dan langit.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jika kau ingin air mata, kasihanilah orang-orang yang merintih. Jika kau menanti kasih, berikanlah kasihmu pada orang-orang lemah.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Terkadang Allah menguji seorang hamba dengan bentuk orang yang paling dicintainya, untuk menunjukkan bahwa manusia bisa begitu saja meninggalkan orang yang dicintainya sedang Allah tidak pernah meninggalkan siapapun yang dicintai-Nya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Kekasih, masuklah. Hati ini adalah rumahmu.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Kapanpun kesedihan datang, bersikaplah baik untuk itu. Karena Tuhan telah menempatkan mutiara di tangan kesedihan.” – Maulana Jalaluddin Rumi

Quotes Rumi Tentang Kehidupan

  • “Damai adalah orang yang tidak peduli dengan memiliki lebih atau kurang. Tidak terikat oleh nama dan ketenaran, ia bebas dari kesedihan dunia dan terbebas dari dirinya sendiri.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jika semua yang ada di sekitar tampak gelap, lihatlah lagi, mungkin kamu adalah cahaya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Duhai hati yang luasnya hanya setetes air, adalah mutiara yang tak diberikan kepada laut dan langit.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jadilah orang yang penuh perasaan, berbaik hatilah. Dan jatuh cintalah.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Manusia ibarat mangkuk yang mengapung di permukaan air. Bagaimana mangkuk itu pergi? bukan ditentukan oleh mangkuk, tetapi oleh air.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • Sebuah perahu pastilah berada di atas air. Begitupun sebuah permasalahan, dia berada di atas sebuah jawaban.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Berhentilah mengecilkan diri. Engkau adalah alam semesta yang gembira.”
  • “Jika kau ingin selalu berada di surga, cintailah semua orang. Jangan pernah ada kebencian sekecil apapun di dalam hatimu.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Selama masih ada perasaan tersengat dalam dirimu, berarti Tuhan memperhatikanmu dan mencintaimu.”
  • “Jangan menghentikan hati walau dipenuhi penderitaan, sebab harta Tuhan terkubur dalam hati yang patah.” – Maulana Jalaluddin Rumi

Quotes Rumi Tentang Ilmu

  • “Kesulitan mungkin mengecewakan pada awalnya, tetapi setiap kesulitan berlalu. Semua keputusasaan diikuti oleh harapan: semua kegelapan diikuti oleh sinar matahari.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Yang membuatmu kecewa ketika tidak diberi adalah karena engkau tidak memahami hikmah Allah di dalamnya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Kekuatan terbesar terletak pada kelembutan dan ketenangan hati.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • Seorang sufi ditanya, apa itu tasawuf? Dia berkata, sukacita di hati ketika kesedihan muncul.”
  • “Jangan pernah memaksa siapapun untuk memeluk hatimu. Sebab cinta cinta sama halnya dengan agama, tidak ada paksaan si dalamnya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Sebaik-baik yang diminta hamba kepada Allah adalah bagaimana ia menjadi orang yang istiqomah bersama-Nya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jika kau menderita, nikmatilah. Sebab penderitaan membersihkan hati, dan membuka jalan bagi masuknya cahaya Tuhan.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jika orang salah memahamimu, tak usah khawatir. Memang suaramulah yang mereka dengar, tapi apa yang terlintas dalam batinmu berbeda dengan pikiran mereka sendiri.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Amatilah diriku sesukamu, kau tak akan mengetahuiku. Karena aku amatlah berbeda dari apa yang kau lihat.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Tidaklah penting bagimu berapa banyak bahasa yang engkau kuasai. Sebab, apa yang membuatmu jadi berharga itu, adalah penguasaanmu terhadap bahasa hati.” – Maulana Jalaluddin Rumi

Quotes Rumi yang Memotivasi

  • “Biarlah kebaikanmu seperti hujan, yang tidak peduli pada siapa ia jatuh.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Andai saja engkau mengetahui rencana-rencana indah Allah di balik takdir-takdir-Nya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Ketika dunia mendorong Anda untuk berlutut, Anda berada dalam posisi yang sempurna untuk berdo’a.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Allah tahu apa yang ada di hatimu sebelum kau mengatakannya. Tetapi dia membimbingmu menjadi sebagai do’a hingga sampai kau merasa kenikmatannya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jika kau bertanya kepadaku, berapa kali kau datang dalam pikiranku, maka akan kukatakan padamu, satu kali saja. Karena kau datang dan tidak meninggalkanku.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Tiada wujud yang tersisa selain engkau oh kekasih, karenanya engkau hilang di dalam diri-Mu, sebagaimana setetes cuka lenyap di lautan madu.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Dengan derita, obat lama akan menjadi baru. Derita akan memotong cabang yang rapuh. Semua derita adalah Kimia yang membarukan.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Suatu saat hatimu akan membawamu ke kekasihmu. Suatu saat jiwamu akan membawamu ke orang yang tercinta. Jangan tersesat dengan rasa sakitmu, ketahuilah suatu saat rasa sakitmu akan menjadi obatmu.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Ketika aku paham syari’at, amalku begitu kuat. Ketika aku mengenal hakikat, diriku hina setiap saat. Dan ketika aku merasakan iman, hatiku, terguncang begitu dahsyat.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jadilah seperti matahari untuk rahmat dan ampunn, jadilah seperti malam untuk menutupi kesalahan orang lain, jadilah seperti air yang mengalir untuk kemurahan hati.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Duduklah dengan tenang dengarkan sebuah suara yang akan berkata, “lebih baik diam.” seperti hal itu terjadi, jieamu mulai menghidupkan kembali.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Di hadapan Tuhan kita semua sama, kita semua pengemis dan peminta-minta.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Hindari ketenaran dan sikap menonjolkan diri, pertahankan kesederhanaan dan rindukanlah ketiadaan. Oh Merak, celakalah dirimu ke sana ke mari memamerkan bulu indahmu.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Dia adalah perencana terbesar. Bahkan sehelai daun pun tidak menggugah diluar pengetahuan Allah. Cukup dan percaya sepenuhnya akan hal itu. Apa pun yang Tuhan lakukan, Dia lakukan dengan indah.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Dengarkanlah, tutup mulutmu dan diam seperti cangkang keras. Karena lidahmu adalah musuh bagi jiwa. Temanku ketika bibir tak bersuara, hati memiliki ratusan lidah.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Bila ego bergabung dengan ego lain, kegelapan bertambah dan jalannya tersesat. Ketika kecerdasan bergabung dengan yang lain, cahaya bertambah dan jalannya menjadi jelas.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Barang siapa yang berkehendak duduk disamping Tuhan, hendaklah mereka duduk bersama kekasih Tuhan.” – Maulana Jalaluddin Rumi

Quotes Rumi Lengkap

  • “Jangan menghentikan hati walau dipenuhi penderitaan, sebab harta Tuhan terkubur dalam hati yang patah.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jika aku menderita nikmatilah. Sebab penderitaan membersihkan hati, dan membuka jalan bagi masuknya cahaya Tuhan.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Saat kamu pergi menuju Allah meskipun dengan dua sayap patah, kamu akan bisa kembali terbang.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jangan kau serahkan dirimu pada cinta yang kau tak tahu mana ujungnya, seperti halnya kau tidak melompat pada air yang tak kau tahu dasarnya.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Hatimu tahu jalannya, jalannya ke arah itu.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jadilah manusia bebas, jangan mau dikuasai orang lain. Pergi cari jalanmu sendiri dan jangan goyah.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Tidak bisa bertemu karena jarak itu hanya untuk mereka yang mencintai dengan mata. Karena bagi yang mencintai dengan hati dan jiwa tak kan ada yang namanya terpisah oleh jarak.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Aku memilih mengaguminu dari jauh, karena jarak akan melindungiku dari luka.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Orang munafik mencari-cari kesalahan, sementara orang beriman mencari permintaan maaf.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Andai aku seseorang yang menyertai kekasih, niscaya aku seperti seruling, bersikap selayaknya bersikap. Akan tetapi, setiap orang yang bahasanya berbeda dari bahasa yang orang-orang lain gunakan, maka ia tetap tidak bisa bicara walaupun memiliki seribu bahasa.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Cinta mengubah kekerasan menjadi kelembutan, mengubah orang tak berpendidikan menjadi teguh berpendirian, mengubah pengecut menjadi pemberani, mengubah penderitaan menjadi kebahagiaan, dan cinta membawa perubahan-perubahan bagi siang dan malam.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Kalau bukan karena cinta, maka alam raya ini akan berhenti bertasbih dan berthawaf, dan niscaya ia akan bertabrakan satu sama lain.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Jika orang salah memahamimu, tak usah khawatir. Memang suaramulah yang mereka dengar, tapi apa yang terlintas dalam batinmu, berbeda dengan pikiran mereka sendiri.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Kemarin saya pintar, jadi saya ingin merubah dunia. Hari ini saya bijaksana, jadi saya ingin mengubah diri sendiri.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Dalam keadaan marah dan murka,jadilah seperti orang mati. Diam, jangan lakukan apapun, agar tidak salah dan menyesal.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Cinta adalah suatu penyakit, orng yang dihinggapinya tidak pernah ingin disembuhkan.” – Maulana Jalaluddin Rumi
  • “Ada kesendirian yang lebih berharga dari kehidupan. Ada kebebasan yang lebih berharga dari dunia. Lebih berharga dari hidup dan dunia adalah saat ketika seorang sendirian dengan Tuhan.” – Maulana Jalaluddin Rumi

Demikian artikel tentang Biografi Jalaluddin Rumi Lengkap dengan Nasihat-Nasihat Sunyi. Semoga bermanfaat.

Facebook Comments Box

Bagikan:

Jagad Batin

jagadbatin.com adalah media kreator yang bergerak dengan cara mempublikasikan nasihat-nasihat yang sejuk melalui berbagai media sosial.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.